Kompetensi Pribadi Kristen

Bagaimana Mengajarkan Perbedaan kepada Remaja tanpa Mempengaruhi Keimanan Mereka?

Membangun dan menanamkan pada peserta didik, yang notabene masih remaja, tentang keindahan dalam keberagaman dan perbedaan bukanlah hal yang mudah.

Bukankah Sekolah Berbasis Agama Justru Membangun Tembok Pemisah?

TP (Teologi Perbedaan) tidak bisa dilakukan secara individu dalam komunitas yang homogen.

Apa yang Harus Disiapkan dalam Diskusi Antaragama?

Terkadang kita mungkin berada dalam kondisi yang tidak sengaja berdiskusi tentang iman kita dengan orang Muslim. Begitu juga sebaliknya. Adakah hal-hal yang mungkin menjadi red flags (bendera merah a.k.a peringatan) ketika kita berada dalam situasi tersebut, supaya tidak terjadi saling menyinggung dan merusak relasi?

Jika Kompetensi Personal Kekristenan Tidak Kuat, Apa yang Harus Disiapkan dalam Berelasi Antaragama?

Apa yang penting kita persiapkan supaya kita tidak justru terpengaruh dengan kepercayaan dari relasi kita dengan orang yang berbeda agama, khususnya bagi guru Kristen yang tidak memahami atau tidak mendapatkan informasi tentang dasar-dasar kekristenan?

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.

Loading...